Kamis, 05 November 2015

TEGAL : Makanan Khas Tegal

Sumber Gambar : Imam Syafii #Picsart

~ Makanan Khas Tegal ~
Beberapa makanan khas dan kegiatan yang terkait:

-Teh poci-
Teh poci diseduh dalam poci tanah liat dan diminum dengan gula batu atau gula pasir (sesuai selara). Istilah teh poci adalah
wasgitel artinya wangi, panas, sepet, legi, lan kentel, Kabupaten Tegal hingga saat ini dikenal sebagai sentra penghasil teh.

-Kupat sambel tahu lengko Mbah Pa'ong-
Makanan Khas dari daerah
Margasari. Terbuat dari beras alami yang dibungkus dengan daun kelapa dengan bentuk seperti urung . Dan dicampur dengan tauge , potongan
tahu aci, disiram sambal kacang ekstra pedas dan ditaburi bawang goreng serta kerupuk mie kuning. Kupat Sambel Tahu Lengko dari generasi penerus Mbah Pa'ong masih dapat ditemui di kios Wak Dakum di kompleks Pasar Margasari.

-Mendoan-
Tempe goreng dilapisi tepung dengan bumbu. digoreng setengah matang. Sebagai teman minum Teh Poci, dihidangkan dengan kecap dicampur cabe rawit. Mendoan juga bisa ditemukan di wilayah Banyumasan.

-Sega lengko-
Nasi dengan bahan pelengkap seperti tempe, tahu yang diiris dadu, tauge, kol mentah, dan sambal kacang beserta kerupuk.

-Soto tegal-
Soto ayam/babat khas Tegal dengan bumbu tauco dan tauge.

-Kemronyos - Sate khas Tegal-

-Kupat glabed-

-Kupat bongkok-
Kupat asal Desa Bongkok

-Sate bebek majir-

-Sate blengong-
Sate yang dagingnya berasal dari hewan hasil perkawinan silang itik dan mentok (blengong).

-Martabak Lebaksiu-

-Nasi ponggol-

-Nasi ponggol setan (pongset)-

-Sate tegal - Sate kambing muda dengan bumbu sambal kecap-

-Nasi bogana - Nasi sejenis nasi megono-

Sumber : https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Tegal

Minggu, 01 November 2015

PRE WEDDING enyong (30 Juli 2015) : Dalam Sebuah Imaji


Sumber foto : Juli (Editor; Imam Syafii #Picsart)

VESPA : Nyamanmu, Hidupmu

Sumber foto : Imam Syafii

Sumber foto : Akmal Fahmi

Sumber foto : Imam Syafii

Sumber foto : ? (Lupa)


Sumber foto : Imam Syafii #Photoshop (Background; Imam Syafii, Vespa; Google, Fotografer; Nurul Fiqih)

Sumber Foto : Imam Syafii #Photoshop (Background; Google, Fotografer; Aris Cs)

Sumber foto : Imam Syafii

Sumber foto : Nova Khaerul Anwar

Sumber Gambar : Imam Syafii #Picsart

Sumber foto : Nova Khaerul Anwar

Sumber foto : ? (Lupa)

Sumber foto : Imam Syafii

Sumber foto : Om Warnadi

Sumber foto : ? (Lupa)

Sumber foto : Imam Syafii

Sumber foto : Akmal Fahmi

Sumber foto : Imam Syafii

Sumber foto : ? (Lupa)

Sumber foto : Imam Syafii #Photoshop ( Background; Tokobagus <olx>, Fotografer; Nurul Fiqih)

Sumber foto : Imam Syafii #Photoshop (Background; Google, Vespa; Google, Fotografer; Suwandi)

Sumber foto : Imam Syafii #Photoshop (Background; Imam Syafii, Vespa; Google, Fotografer; Nurul Fiqih)

Sumber foto : ? (Lupa)

Sumber foto : Imam Syafii #Photoshop (Logo Amail; Google, Fotografer; Nova Khaerul Anwar)

Sumber foto : ? (Lupa)

Sumber foto : Google

Sumber foto : Imam Syafii #Photoshop (Logo Amail; Google, Fotografer; Nova Khaerul Anwar)

Sumber foto : Imam Syafii

Sumber foto : Nurul Fiqih


Sumner foto : Bang Samsuri

Blog : VESPA (www.pvvidjakarta.blogspot.com)

Sumber foto : Imam Syafii #Photosop (Background; Imam Syafii, Vespa; Google, Fotografer; Nurul Fiqih)

www.pvvidjakarta.blogspot.com

Sabtu, 31 Oktober 2015

TEGAL : Sejarah Teh Poci

Sumber foto : Google (Editor; Imam Syafii #Picsart)

~ SEJARAH TEH POCI ~

Tegal, kota yang posisi geografisnya di dataran rendah, sebenarnya tidak memiliki perkebunan teh. Namun, tradisi minum teh di daerah ini sangat kental dibandingkan dengan di kota lain yang juga berada di pesisir utara Jawa Tengah.
Antropolog dari Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, Pande Made Kutanegara, mengatakan, jauh sebelum tanaman teh datang ke Indonesia sekitar abad ke-17, Tegal sudah memiliki budaya minum teh yang berakar dari China.
Pada masa lalu, daerah pantai utara Jawa Tengah, termasuk Tegal, merupakan jalur perdagangan yang ramai karena Tegal memiliki pelabuhan besar. Sebelum ada tanaman teh di Indonesia, teh yang dikonsumsi di Tegal didatangkan langsung dari China.
Belanda yang membawa masuk tanaman teh ke Indonesia kemudian menetapkan sistem tanam paksa dan salah satu komoditasnya adalah teh. Produk teh yang berkualitas sebagian besar diekspor ke Belanda dan Eropa, sementara teh sisa yang mutunya rendah diambil oleh para pekerja pribumi.
”Kondisi itu membentuk selera konsumsi orang Tegal terhadap teh. Sampai sekarang mereka terbiasa minum teh yang sepet dan pekat,” kata Pande, yang pernah melakukan penelitian tentang teh. Rasa sepet itu, menurut Pande, berasal dari batang teh yang ikut digiling bersama daun teh sehingga menghasilkan teh berkualitas rendah. Dalam perkembangannya, teh di Tegal kemudian diolah dengan aroma bunga melati agar lebih enak dinikmati.
Sejarah boleh membentuk selera. Yang jelas, selera terhadap cita rasa teh yang agak sepet itu justru membuka peluang bagi pengusaha untuk membuka pabrik teh di Tegal. Sekarang ini di Tegal ada empat pabrik teh besar yang menguasai pasar dalam negeri, yaitu teh 2 Tang, Teh Poci, Teh Tong Tji, dan Teh Gopek. Keempat pabrik teh itu berdiri hampir bersamaan, yaitu sekitar tahun 1940-an.
Kehadiran empat pabrik teh di Tegal, menurut Eko Handoko (34), generasi ketiga pemilik teh 2 Tang, karena posisi Tegal dekat dengan Pekalongan yang menjadi daerah perkebunan melati. Sebagian besar teh yang diproses di Tegal adalah teh beraroma bunga melati. Di wilayah Tegal sendiri sekarang sudah ada perkebunan bunga melati yang dikelola oleh masyarakat, yaitu di Desa Suradadi dan Sidoharjo.
Citra Tegal sebagai kota teh dimanfaatkan oleh keempat pabrik teh tersebut untuk berebut memasang logo pabrik mereka di setiap rumah makan. Sepanjang pengamatan, tidak ada warung makan yang tidak memasang logo teh 2 Tang, Teh Poci, Teh Tong Tji, atau Teh Gopek di warungnya.
Bagi orang Tegal, teh bukan sekadar bahan baku untuk membuat minuman, melainkan juga memiliki fungsi lain, salah satunya adalah sebagai cendera mata. Ketika seseorang menggelar hajatan, bubuk teh dalam kemasan kecil, yaitu sebesar kotak korek api, dibagikan kepada tamu sebagai kenang-kenangan. Itulah bentuk cinta orang Tegal terhadap teh.

Monggo di unjuk teh'e... ;)

Sumber : https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Tegal

T - shirt : Barokah Warteg (Versi ROCK)

Sumber foto : Google (Editor; Imam Syafii #Picsart)

Boemi Tegal Djaman Doeloe

Kantor Pos Kota Tegal

Pelabuhan Kota Tegal

Bioskop Dewa Kota Tegal

Persimpangan Jalan Ahmad Yani Kota Tegal

Jalan depan Stasiun Kota Tegal

Gedung DPRD Kota Tegal

Pasar Pagi Kota Tegal

Ir.Soekarno depan Pasar Pagi Kota Tegal

Stasiun Kota Tegal

Bioskop Dewi/Roxy Kota Tegal

Sumber foto : Google